November 17, 2009
· Filed under Dik Nasywa · Tagged artis, bernyanyi, lagu anak
“Bunda, yang itu aja… yang nyanyi tadi…,” kata Nasywa sewaktu bunda memindahkan channel TV. Hehe… anak bunda yang satu ini memang paling senang bernyanyi. Gampang sekali dia menghafal lagu baru. Cuma sayangnya sekarang sudah tidak ada lagu anak-anak yang baru lagi. Acara musik di TV isinya lagu-lagu orang gede semua.
Untung bunda punya akal, buka YouTube aja, cari lagu anak-anak jaman dulu seperti lagunya Dhea Ananda, Tasya, Chikita Meidy dan sejenisnya. Di-download, terus diubah ke MP3, hasilnya anak-anak bunda tetap punya lagu anak-anak buat dinyanyikan. Selain itu bunda juga belikan mereka CD/kaset lagu anak-anak yang ternyata masih ada di toko musik.
Soal lagu, ada cerita lucu. Kak Nasywa hafal juga lho lagu eyang-eyang alias lagu jaman dulu seperti lagu Ayah (syairnya: Ayah, dengarkanlah aku ingin berjumpa walau hanya dalam mimpi…) dan Hello (syairnya: hello hello hello hello hello, kita jumpa lagi…). Lho koq bisa? Haha.. ternyata Andung yang ngajarin. Kalau kak Nasywa main sama Andung, beliau suka memperlihatkan buku lagu (bersampul merah) dan bernyanyi. Hanya beberapa kali dinyanyikan, kak Nasywa udah bisa menirukan. Kalo lihat ‘buku merah’ itu dia langsung bilang, “Andung, nyanyi Ayah….”
Sekarang, lagu yang paling disenangi kak Nasywa yang syairnya begini, “Tuhan, aku pengen jadi artis… Tuhan, aku pengen jadi artiiiissss…..”
Emang iya kak?? hahaha….
November 17, 2009
· Filed under Dik Wira · Tagged ASI, bayi, bobok, Dik Wira
Bulan ini usia dik Wira genap 4 bulan. Alhamdulillah sehat dan semakin pintar. Beratnya udah 8 kg, bunda hampir ga kuat lho menggendong dik Wira. Semakin lucu? Itu pasti. Kalo diajak bercanda udah bisa ketawa, suaranya nggemesin. Kepintaran yang lainnya, sekarang dik Wira sudah bisa miring sendiri dan kadang-kadang, hup, tengkurap, walau belum sempurna karena belum kuat mengangkat kepalanya.
Paling senang kalau dimandikan. Tidak pernah nangis, malah kegirangan kalau dimasukkan ke dalam bak mandinya. Aduhh… bunda pernah hampir jatuh waktu mengangkat dik Wira dari bak mandi, abis beratnya itu lho… Belum lagi kakinya selalu bergerak-gerak sampai airnya menciprat kemana-mana.
Eh. soal kecipratan, ternyata anak cowok itu pipisnya beda sama anak cewek. Bunda sih sekarang udah hapal, kalau dik Wira pipis dan diganti popoknya, harus tetap siaga dan kalau perlu ‘burungnya’ ditutup sementara pake handuk. Kalau nggak bisa cuuuurrrrr…. ada air mancur, hahaha…
Kalau bobok maunya digendong, tapi ini berlaku hanya sama bunda aja lho. Kalo sama andung atau mbak Yem, kadang-kadang dipangku aja udah bisa bobok. Sekarang bunda juga ikutan, ga selalu bunda gendong. Cirinya kalau udah ngantuk dia ‘cerita’ sendiri. “whua wua wua.. brrbbb..brrrrbb.. whua whua…” Pernah bunda coba biarin aja, eh… lama-lama bobok sendiri hihi…
Mimik susunya tetap kuat, sekarang sudah tidak ASI eksklusif lagi karena kadang-kadang bunda pergi jemput mbak Izza sekolah, jadi dik Wira dikasih susu formula. Tapi ga banyak kok, dalam sehari cuma 2 botol aja @ 60 ml. Kalau malem tetap mimik ASI, gampang….
Yang pasti, mbak Izza dan kak Nasywa senang sekali. Bahkan mereka punya nyanyian untuk dik Wira, “Adik Wira… gembul… bul-bul-bul…” (dinyanyikan dengan nada lagu On The Spot – Trans7, yang suka dinyanyiin Ruben Onsu dan Talitha Latif: “Satu juta… embelll dem dem dem…”).
November 7, 2009
· Filed under Others
Hari Minggu, enaknya kemana ya? Ah, ngajak ayah ke mall aja, main di playground.
Ayah bilang main di playground kan udah sering, mau ga kita lihat pesawat?
Akhirnya mbak Izza, dik Nasywa dan ayah pergi lihat pesawat. Kata ayah namanya Museum Dirgantara.



Iya, ternyata memang asyik. Disana mbak Izza bisa lihat berbagai macam jenis pesawat, bisa duduk di sayap pesawat, masuk ke dalam pesawat. Dik Nasywa juga senang lho..
